30 + 6 = 360. Kok bisa?

Tahukan kita bahwa,

1 + 1 tidak selalu sama dengan 2

10 – 1 tidak selalu sama dengan 9

Kok bisa..?

Sebagian kita mungkin sudah mengerti tapi bisa jadi sebagian lain menolak kenapa itu bisa terjadi karena bertumpu pada akal yang dimiliki saja.

Inilah yang dikatakan “matematika langit”. Matematika nya Allah, Yang Maha Luas Pemberiannya.

Kembali ke judul, 30 + 6 = 360.

Berhubung hari ini sudah masuk bulan syawal, maka ada satu amalan yang bernilai setahun. Nilai itu didapat karena penambahan nilai yang didapat sebelumnya, yaitu puasa ramadhan yang berjumlah 30 hari (terkadang 28 dan 29) ditambah dengan 6 hari puasa di bulan syawal. Kita simak hadits berikut,

Dari sahabat Abu Ayyub Al Anshoriy, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim)

Kemudian hadits berikut,

Dari Tsauban, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ (مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا)

“Barang siapa berpuasa enam hari setelah hari raya Idul Fitri, maka dia seperti berpuasa setahun penuh. [Barang siapa berbuat satu kebaikan, maka baginya sepuluh kebaikan semisal].” (HR. Ibnu Majah dan dishohihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Irwa’ul Gholil).

Bagaimana sob, sudah ngertikan? Ayo lanjutkan puasanya, waktu pelaksanaannya, ini penjelasannya.

Imam Nawawi dalam Syarh Muslim, 8/56 mengatakan, “Para ulama madzhab Syafi’i mengatakan bahwa paling afdhol (utama) melakukan puasa syawal secara berturut-turut (sehari) setelah shalat ‘Idul Fithri. Namun jika tidak berurutan atau diakhirkan hingga akhir Syawal maka seseorang tetap mendapatkan keutamaan puasa syawal setelah sebelumnya melakukan puasa Ramadhan.” Oleh karena itu, boleh saja seseorang berpuasa syawal tiga hari setelah Idul Fithri misalnya, baik secara berturut-turut ataupun tidak, karena dalam hal ini ada kelonggaran. Namun, apabila seseorang berpuasa syawal hingga keluar waktu (bulan Syawal) karena bermalas-malasan maka dia tidak akan mendapatkan ganjaran puasa syawal.

Oiya sob, untuk angka 360 itu pemanis aja ya, karena hitungan dalam hadits tidak disebutkan jumlah satu tahun itu berapa, kalau dalam tahun masehi, setahun itu 365 – 366 hari. Sedangkan dalam hitungan hijriyah setahun itu bisa 354-355. Hal itu terjadi karena konsistensi hitungan hari dalam satu bulan yang berbeda.

Semoga kita bisa meraih keutamaan puasa dibulan syawal tersebut.

Kutipan hadits dari Rumaysho.com