Anak muda dibalik suksesnya marketplace di Indonesia

Foto by Google

Marketplace, arti simple nya adalah pasar tradisional versi online. Kenapa..? Mari kita ingat-ingat ketika pergi ke pasar tradisional. Disana kita akan bertemu dengan banyak pedagang, aneka ragam barang dagangan. Di Marketplace juga seperti itu, kita juga akan melihat banyak pedagang dan aneka barang dagangan. Hanya saja jika dipasar tradisional pembayaran langsung ke masing-masing pembeli, sedangkan di Marketplace pembayaran tertuju pada rekening atas nama marketplace. Pedagang akan menerima hasil penjualannya jika barang audah terkonfirmasi diterima oleh pembeli.

Ada banyak marketplace di Indonesia, tapi kami hanya akan membahas 3 marketplace besar yang dibangun oleh anak-anak muda. Siapa saja mereka,

1. Achmad Zaki

Pria kelahiran Sragen, 24 Agustus 1986 ini memang sangat akrab dengan komputer sejak sekolah menengah atas. Hobinya dengan dunia komputer khususnya programmer mulai berkembang saat kuliah di program studi informatika di Institut Teknologi Bandung pada 2004.

Setamat ITB, kebanyakan orang tua berkeinginan anaknya sukses “sebagai karyawan”, dengan gaji yang besar, maka ia pun melamar di 3 perusahaan konsultan internasional untuk posisi management consulting, tapi tiga-tiganya ditolak.

Ia pun menganggur ‘produktif’ selama setahun dan pada akhir 2009 bersama teman lamanya, Nugroho Herucahyono, ia merintis start up Bukalapak.com yang eksis hingga sekarang. *

Baca Juga

Berapa Uang Yang Dibawa Miliuner Warren Buffer di Dompetnya

Skripsi Setebal 1150 Lembar ditulis selama 45 Hari

Bungkus Indomie Ini sekarang berumur Milenial




2. William Tanuwijaya

Pria yang berasal dari kota Pematang Siantar, Sumatera Utara itu lahir pada tanggal 11 November 1981. Setelah tamat SMA, ia merantau ke Ibukota dan melanjutkan kuliah di Universitas Bina Nusantara (Binus) jurusan Teknik Informatika.

Pada tanggal 6 Februari 2009, William mengajak salah satu rekannya bernama Leontinus Alpha Edison, merintis Tokopedia.com. Waktu pengembangan Tokopedia, membutuhkan waktu kurang lebih 6 bulan. Tepat pada ulang tahun Indonesia yang ke 64 (17 Agustus 2009), William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison merilis Tokopedia. *

3.Chris Feng

Chris Feng merupakan lulusan terbaik dari Universitas Singapura. Ia disebut sebagai tokoh penting berdirinya shopee dan manjabat CEO.

Bagi anda yang suka belanja online dengan gratis ongkir dan belanja barang dari luar negeri, di shopee ia bermula.

Shopee pertama kali diluncurkan di Singapura pada tahun 2015, dan sejak itu memperluas jangkauannya ke Malaysia, Thailand, Taiwan, Indonesia, Vietnam, dan Filipina. *

Demikian cerita singkat anak-anak muda kreatif yang maraup untung besar dari marketplace.

Saat ini ketiga marketplace tersebut sangat membantu nerkembangnya UMKM di negeri ini, seperti mitra bukalapak, mitra tokopedia, dan program pro UMKM dari shopee.

Silahkan klik tanda * untuk mengetahui refferensi tulisan.