Azka, kami menyayangimu..

Ini adalah kisah nyata yang dialami oleh sahabat kami, sahabat kecil ketika masa sekolah di Madrasah.

Ini cerita yang kami dapatkan yang beliau tulis di profile kitabisa.com, web untuk menampung para donatur yang bisa memberikan sumbangan kepada atau berdonasi penderita melalui web tersebut.

Kisah nya seperti ini..

Dimulai dari proses persalinan yang mengharuskan dengan caesar, pada saat lahir azka harus dibantu dengan selang oksigen karena pernafasannya yang sesak. Setelah umur 3 hari Azka mengalami muntah darah dan dilarikan ke RS swasta yang lengkap dengan ruang NICU. Setelah dirontgen parunya diagnosa dokter, azka infeksi paru. setelah perawatan selama 10 hari di NICU, alhamdulillah hasil rontgen nya paru azka sudah bersih. Di sini kami bisalah bernafas lega.
Namun pada saat usia Azka 7 bulan, Azka mengalami kejang tanpa demam selama 2 menit. Kemudian dib awa ke RS hasil diagnosa sementara dokter Azka mengidap penyakit epilepsi.
Dan dilakukan tes EEG yang hasil diagnosa dokter spesialis syaraf anak menyatakan Azka positif epilepsidan tidak hanya itu, ketika dokter mempertanyakan tumbuh kembang Azka yang belum bisa apa-apa, maka dilakukan juga tes CT-SCAN yang hasilnya Azka mengalami Brain Atrophy (pengecilan fungsi otak) yang menyebabkan Azka mengalami Cerebral Palsy (kelumpuhan otak) yang membuat Azka tidak bisa merangkak, duduk, berjalan, bicara seprti teman-teman seusianya. Bahkan penglihatannya tidak fokus pada satu benda. Mendengar hal tersebut kami sebagai orangtua hanya bisa terkejut dan tidak tau harus berbuat apa karena Azka anak pertama kami.

Demikian penuturan biau di web kitabisa.com.

Kami mencoba mencari tau, apa itu epilepsi, apa itu eeg.



Penelusuran kami di doktersehat.com

Epilepsi adalah kelainan yang disebabkan oleh terbentuknya sinyal listrik di dalam otak yang menyebabkan timbulnya kejang berulang. Pada umumnya, epilepsi ditandai oleh hal-hal sebagai berikut :

  • Terjadi kejang atau bangkitan berulang, 2 bangkitan atau lebih dan lebih dari 1 episode (kejadian)
  • Kejang terjadi tanpa faktor provokasi atau penyakit otak akut
  • Kejang sering terjadi mendadak tanpa dapat diperkirakan sebelumnya

Dari penelusuran kami, dari web primamedika.com

Elektroensefalogram (EEG) adalah salah satu tes yang dilakukan untuk mengukur aktivitas kelistrikan dari otak untuk mendeteksi adanya kelainan dari otak. Tindakan ini menggunakan sensor khusus yaitu elektroda yang dipasang di kepala dan dihubungkan melalui kabel menuju komputer. EEG akan merekam aktivitas elektrik dari otak, yang direpresentasikan dalam bentuk garis gelombang. Pemeriksaan EEG umum dilakukan dengan indikasi sebagai penyakit Epilepsi, Demensia, Norkolepsi, Abnormalitas sistem saraf, Abnormalitas pada otak atau tulang belakang, dan Kelainan mental.

Mari kita berdonasi untuk meringankan beban saudara kita, sumbangan kita sangatdiharapkan oleh saudara kita, atas partisipasinya kami ucapkan terima kasih.

Klik untuk Donasi :

Donasi Untuk Azka