Herd Immunity, Apa itu..??

Ribut-ribut tentang Herd Immunity, ada yang berpendapat itu terjadi dengan sendirinya, ada juga yang beranggapan bahwa Herd Immunity itu seperti Genosida, pembunuhan massal dengan pembiyaran penyebaran virus kepada siapapun dan dimanapun.

Bahkan ada juga yang menyebutkan bahwa Herd Immunity ini, Siapa Yang Kuat, Dia Yang Bertahan.

Apa itu Herd Immunity..?
Seorang Public Health UI, menyebutkan opininya dalam kicauan twitternya dengan akun @aghniadima Simple dan Mudah Dipahami, berikut copy-annya

Dari kemarin lagi sering denger kata ‘Herd Immunity’ buat COVID-19.
Apa sih maksudnya?

A thread, as promised.

Herd Immunity:
Keadaan dimana populasi menjadi kebal krn virus tidak dapat lagi menginfeksi orang baru, yg disebabkan sdh banyak orang sdh memiliki imunitas dari virus tsb.

Herd Immunity hanya bisa terjadi dgn syarat:
– Agent penyakit hanya satu jenis spesies
– Direct transmission of the disease
– Large percentage dr populasi memiliki kekebalan (recovered from natural infection/vaksinasi)
– Virus berpindah berulang2 dalam kelompok yg sama

Konsep Herd Immunity biasa digunakan untuk imunisasi/ vaksinasi. Krn hampir tdk mungkin utk bisa mencapai 100% vaccination/immunization utk seluruh populasi.

Contoh: Imunisasi polio yg berujung pd keberhasilan eradikasi polio krn terbentuknya Herd Immunity.

Sedangkan Herd Immunity dalam konteks COVID-19, masih banyak pertanyaan yg belum terjawab:
– Apakah spesies lain bisa jadi agen penyakit?
– Apa ada metode transmission lain?
– Apakah org yg sakit lalu sembuh sudah imun & resisten terhadap virusnya?

Dan belum adanya vaksin.

Dari kesimpulan diatas, membiarkan virus Corona tetap tersebar di populasi agar tercipta Herd Immunity adalah hal yang sangat TIDAK DISARANKAN, apalagi dengan belum adanya vaksin utk COVID-19. It will cost so many lives.

So for now, social/physical distancing, self-quarantine—you name it—adalah cara yang paling efektif untuk menghadapi pandemi COVID-19 ini.

References:
– Gordis, Leon. 2009. Epidemiology- 4th ed. Philadelphia: Elsevier
https://t.co/6MfZS6hyca