Jaswar Koto, masih ingatkah..???

Prof. Jaswar Koto memberikan keterangan saat ditanya oleh Prof Yusril tentang latar belakangnya.

Prof. Jaswar Koto menjadi perhatian publik setelah menjadi saksi ahli #02 di sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi RI pada Kamis dini hari, (20/6/2019).

Berikut sekilas profil dari Prof. Jaswar Koto :

Jaswar Koto lahir di Padang pada tanggal 5 Oktober 1970. Beliau memperoleh gelar Sarjana (1994) dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Indonesia. Dia memulai penelitiannya pada analisis struktur dan korosi karena Karbon Monoksida (CO) dari pipa bawah laut, desain dan analisis hidrodinamik AUV di Australia.

Pada tahun 2003, ia menyelesaikan gelar Doktornya dengan mendapatkan penghargaan khusus sebagai “Gelar Doktor 2,5 Tahun Teknik” dengan spesialisasi dalam bidang apung dan transportasi laut yang mencakup dinamika dan struktur fluida dan optimalisasi di Teknik Dirgantara dan Sistem Kelautan, Universitas Prefektur Osaka, Jepang.

Setelah lulus, ia bergabung dengan Sumitomo Heavy Industries, Jepang. Dia terlibat dalam proyek Iceship Going (DAT) di bawah Sumitomo Heavy Industries, Jepang. Proyek-proyek tersebut diberikan sebagai “Kapal Tahun-2002” oleh Masyarakat Arsitektur Angkatan Laut Jepang dan Insinyur Kelautan (JASNOE). Pada tahun 2006, ia pindah ke proyek LNG AKG dan Ras Lafflan di bawah Joint Venture Qatar Petroleum dan Exxon Mobil. Proyek-proyek tersebut berhasil diselesaikan dan mereka dianugerahi proyek “28 JUTA man-hour bekerja tanpa insiden waktu yang hilang”.

Dia telah menjadi staf kontrak di Departemen Aeronautika, Otomotif dan Teknik Kelautan, Fakultas Teknik Mesin, Universiti Teknologi Malaysia. Fokusnya saat ini di bidang transportasi laut, energi dan sistem navigasi, dinamika fluida komputasi, resistensi dan propulsi, serta interaksi struktur cairan.

Dia telah mengajar lebih dari 13 mata kuliah kelautan dan menulis beberapa buku. Dia telah mengawasi lebih dari 18 mahasiswa Sarjana, 11 Magister dan 7 Doktor dan juga terlibat dalam ujian tesis master dan doktoral. Dia telah diundang sebagai profesor tamu, pembicara utama, dan dosen pengajar.

Dia telah menerbitkan lebih dari 100 makalah dan telah menghasilkan beberapa produk intelektual rekayasa dan juga menerima medali dan penghargaan. Dia terlibat dalam riset VIV proyek dan VIM UTM-Technip dan proyek VIVS Riser Riser Tes UTM-Technip. Pada 2012, ia menerima Chartered Engineer (CEng) dan Chartered Marine Engineer (CMarEng) dari Engineering Council UK melalui Institute of Marine Engineering, Science and Technology (IMarEST).

Dikutip dari situs MuslimTrend.coma

Kutipan video nya..