Nasehat bukanlah menggurui

N.A.S.I.H.A.T.

Ada yang takut berbagi nasihat karena takut dianggap klise dan menggurui. Padahal, Allah sampaikan bahwa semua manusia sungguh merugi, kecuali mereka yang beriman, beramal shalih, dan saling berwasiat (berbagi nasihat) dengan kebenaran dan kesabaran. (QS.103:2-3)

Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Addiinun nashiihah…” Agama itu nasihat. Jika nasihat yang diulang-ulang dianggap klise, apakah lantas Al Qur’an dan As Sunnah yang berisi petunjuk dan nasihat dianggap klise juga karena seringnya dikutip dan disampaikan?

Orang bisa berkomentar apa saja terhadap amar ma’ruf nahi mungkar yang kita lakukan. Namun, kita mesti punya timbangan sendiri untuk menakar setiap komentar yang disemburkan. Apakah komentar itu cukup berharga untuk didengar, atau ia hanyalah sampah yang hanya akan bikin hati dan otak kita tercemar. Dalam hal ini, kita gunakan Al Qur’an dan As Sunnah untuk menimbang apakah komentar itu salah atau benar.

Al Qur’an dan As Sunnah sangat menekankan pentingnya amar ma’ruf nahi mungkar. Bahkan, itu menjadi ciri generasi terbaik umat ini. Allah berfirman: “Kalian adalah umat terbaik yang dihadirkan untuk manusia, karena kalian mengajak kepada kebaikan dan mencegah dari perbuatan buruk (amar ma’ruf nahi mungkar) dan kalian beriman kepada Allah.”(QS.3:110). Jika kita ingin menjadi umat terbaik, amar ma’ruf nahi mungkar harus ditegakkan. Ia harus menjadi program yang terencana dan serius kita kerjakan.

Amar ma’ruf nahi mungkar itu penting dan mulia. Kita harus mengetahui ilmu dan adab-adabnya sebelum menerapkannya. Oleh karena itu, kita mesti rajin konsultasi pada ulama. Sebab, amar ma’ruf nahi mungkar yang dilakukan secara serampangan, justru dapat mengakibatkan rusaknya citra agama.

Bagi kita yang awam ini, wilayah amar ma’ruf nahi mungkar kita adalah yang umum-umum saja. Adapun, perkara yang membutuhkan dasar argumentasi yang detail, itu adalah wilayahnya para ulama.

Tak perlu minder berbagi nasihat. Adapun komentar manusia, maka kita berhak untuk mendengar atau mengabaikannya. Santai saja….
.
.
.
IG: @abun_nada

#SelfReminder