The New Normal, siapa yang dikorbankan?

Wacana pemerintah dalam menangani kasus covid 19 ini tidaklah mudah. Selalu ada yang diperjuangkan dan ada yang dikorbankan. Tapi dengan menerapkan hidup berdampingan dengan covid 19, apakah kita bisa keluar dari pandemi ini..??

The new normal, sebuah gagasan yang penuh resiko. Mengorbankan sebagian untuk sebagian yang lain. Ini menyangkut kepada herd imunity, siapa yang kuat ia yang bertahan.

Dilema memang, 3 bulan lock down tapi korban masih terus bertambah, grafik pasien positif terus naik walau ada beberapa daerah yang melandai, tapi secara nasional masih naik. Ekonomi babak belur, banyak pedagang gulung tikar dan banyak pekerja yang dirumahkan. Tak seimbang bahkan besar pasak daripada tiang. Pengusaha ungkap bahwa jika terus seperti ini, kami hanya sanggup sampai juni. Setelah itu..??

Gawat, ini bukan lah sebuah keputusan yang mudah. Ketika terus suarakan diam dirumah sementara kebutuhan pokok tidak tercukupi, apa jadinya nanti. Dibiarkan, korban terus bertambah bahkan tenaga kesehatan sudah mulai kewalahan dengan terus bertambahnya pasien.

Optimis, ya..optimis. Kita pasti bisa melewati ini semua. Semoga pemegang kekuasaan bisa menetapkan jalan keluar terbaik.